Ini 5 Jenis Bisnis Pertanian Online, Sangat Menjanjikan!

Beberapa tahun belakangan enggak banyak orang yang mau membangun bisnis pertanian. Mereka menilai bisnis pertanian tidak terlalu menguntungkan dan prosesnya cukup panjang.

Namun dengan perkembangan teknologi dan gaya hidup, pelan-pelan bisnis pertanian mulai diminati. Bahkan saat ini ada banyak bisnis pertanian yang berbasis digital atau bisnis pertanian online.

Ada beberapa jenis bisnis pertanian online yang bermunculan di pasaran. Semuanya menawarkan potensi bisnis yang sangat menarik. Bahkan Anda bisa memulainya dengan modal yang tidak terlalu besar.

Apa itu Bisnis Pertanian atau Agribisnis?

Berdasarkan istilah, agribisnis terdiri atas kata “agri” yang bermakna agrikultur atau pertanian, dan “bisnis” yang berarti usaha. Jadi agribisnis merupakan usaha atau bisnis yang bergerak di bidang pertanian, khususnya dalam hal penyediaan pangan.

Pada dasarnya bisnis pertanian memiliki makna yang cukup luas. Usaha di bidang pertanian enggak hanya sebatas bercocok tanam. Banyak hal lain yang bernilai bisnis di bidang pertanian, seperti budidaya tanaman hias, menjual bibit unggul, menjual perlengkapan pertanian, menjual pupuk, hingga budidaya lele.

Manfaat Membangun Bisnis Pertanian

Membangun dan mengembangkan bisnis pertanian memiliki banyak manfaat, baik untuk pebisnis maupun lingkungan. Berikut ini beberapa manfaat bisnis pertanian:

1. Bisa Melestarikan Alam

Manfaat pertama bisnis pertanian adalah Anda bisa berbisnis sambil melestarikan alam. Dalam menjalankan bisnis pertanian, terdapat banyak proses alam, mulai dari pengolahan tanah subur, penggunaan sistem irigasi, hingga pemanfaatan hujan dan cahaya matahari. Proses ini secara tidak langsung dapat melestarikan alam.

2. Potensi Keuntungan Cukup Besar

Tingginya kebutuhan terhadap produk pertanian membuat potensi keuntungan di bisnis ini cukup besar. Selain itu, bisnis ini juga bersifat jangka panjang.

3. Membantu Memberdayakan Masyarakat

Umumnya bisnis pertanian dilakukan di lingkungan pedesaan atau perkampungan. Bisnis ini lebih banyak melibatkan masyarakat desa yang tergolong kelas menengah ke bawah. Kondisi ini secara tidak langsung membuka lapangan kerja untuk mereka.

4. Pilihan Bisnis Sangat Banyak

Di era digital seperti sekarang, opsi bisnis pertanian semakin banyak. Selain bercocok tanam, Anda juga bisa mengembangkan bisnis pertanian online.

bisnis pertanian online

Pexels

5 Jenis Bisnis Pertanian Online

Selaras dengan penjelasan sebelumnya, saat ini bisnis pertanian bisa dilakukan secara daring. Anda bisa memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk mengembangan bisnis pertanian. Berikut ini ada 5 jenis bisnis pertanian online yang bisa Anda coba:

1. Membangun E-commerce Pertanian

E-commerce merupakan website yang menjual satu atau beberapa jenis produk yang dimiliki oleh satu penjual. Penjualnya merupakan orang yang memiliki website. Jenis usaha seperti ini juga bisa diterapkan pada produk pertanian.

Saat ini ada beberapa perusahaan atau badan usaha yang membuat e-commerce pertanian, salah satu diantaranya TaniHub. Mereka menawarkan berbagai jenis produk pertanian, seperti sayuran, buah-buah, ikan, dan daging.

Untuk membangun usaha seperti ini dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Sebab, Anda harus bekerja sama dengan banyak supplier. Selain itu, Anda juga harus memiliki aplikasi yang mumpuni dan ramah untuk semua pengguna.

2. Marketplace Pertanian

Berbeda dengan e-commerce, marketplace merupakan tempat berkumpulnya calon pembeli dengan banyak penjual. Para penjual ini memasarkan produk mereka di sebuah website yang dikelola oleh pihak ketiga. Beberapa marketplace yang cukup populer diantaranya, Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

Saat ini ada banyak pebisnis di bidang pertanian yang memanfaatkan marketplace sebagai tempat untuk mereka berjualan. Mereka bisa menjadi berbagai jenis produk pertanian, mulai dari sayur-sayuran, beras, buah-buahan, dan lain sebagainya.

Berdasarkan pengertiannya, memulai bisnis marketplace pertanian relatif lebih murah dibandingkan e-commerce pertanian. Sebab, Anda tidak perlu menyediakan budget untuk membangun sebuah website. Untuk mengembangkan bisnis, Anda hanya perlu merancang strategi marketing yang jitu.

3. Aplikasi Pertanian

Bisnis pertanian online tidak selalu menjual produk-produk pertanian. Anda juga bisa membangun sebuah aplikasi pertanian yang dapat membantu petani. Misalnya, membangun aplikasi yang berisikan informasi terkait ilmu-ilmu pertanian. Informasi yang diberikan bisa berupa tulisan atau video. Selain itu, Anda juga bisa membangun aplikasi pertanian yang menyediakan jasa petani.

Model bisnis pertanian yang berbasis aplikasi ini sangat bisa dikembangkan di zaman sekarang. Untuk tahap awal, Anda bisa membangun bisnis ini dengan modal secukupnya untuk membangun sebuah aplikasi.  

4. Jual Beli Sayuran Online

Model bisnis pertanian online yang satu ini sangat mudah diaplikasikan. Anda bisa memanfaatkan sosial media untuk menjual produk pertanian yang Anda punya. Tools marketing yang tersedia di sosial media sangat bisa Anda manfaatkan. Agar terlihat lebih menarik, Anda bisa melengkapinya dengan konten-konten yang kekinian.

5. Membuat Platform Digital Pertanian  

Jenis bisnis pertanian online selanjutnya adalah membuat platform digital pertanian. Platform digital yang dimaksud bisa berupa website atau aplikasi. Biasanya platform pertanian berisi informasi pertanian, ilmu-ilmu pertanian, tips budidaya, dan lain sebagainya. Beberapa platform pertanian yang cukup populer, diantaranya Agribisnis Agrokompleks, Paktani Digital, dan Agroindustri. Model bisnis seperti ini biasanya mendapatkan keuntungan dari iklan atau kerja sama dengan produsen pertanian.

Untuk membangun bisnis pertanian online, Anda bisa mendapatkan modal melalui aplikasi reseller Evermos. Platform ini memberikan kesempatan bagi Anda untuk menjadi reseller dan menjual produk kebutuhan sehari-hari. Anda akan mendapatkan komisi jika berhasil menjual produk tersebut. Bagi Anda yang tertarik bergabung menjadi reseller Evermos, silahkan daftar disini!