8 Teknik dan Arti Closing dalam Bisnis Online

Semua pelaku usaha pasti menginginkan adanya closing dalam setiap transaksi penjualan. Jumlah pelanggan yang closing sangat mempengaruhi omset dan keberlanjutan sebuah bisnis. Semakin banyak closing maka omset akan semakin tinggi.

Mengingat pentingnya closing atau penutup sebuah transaksi, setiap pelaku usaha harus paham arti dan teknik closing dalam dunia bisnis. Pemahaman ini nantinya akan terpakai untuk semua jenis bisnis, termasuk bisnis online.

Arti closing dalam bisnis online secara umum sama dengan bisnis offline. Teknik yang digunakan juga tidak jauh berbeda. Untuk tahu lebih lanjut tentang closing dalam bisnis online, simak artikel berikut ini!

Arti Closing dalam Bisnis Online

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, closing berarti menutup. Dalam dunia bisnis, kata closing bermakna sebagai penutup dalam sebuah transaksi penjualan. Artinya, ini akhir dari proses penawaran yang dilakukan oleh pelaku usaha atau sales kepada konsumen. Dalam hal ini konsumen memutuskan untuk menerima tawaran dari pelaku usaha.

Dalam penerapannya, pelaku usaha tidak boleh memaksa pelanggan untuk closing atau membeli produk yang ditawarkan. Buatlah konsumen merasa bahwa ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli produk tersebut. Konsumen juga harus merasa produk tersebut yang mereka butuhkan.

Prinsip atau pengertian ini berlaku untuk semua jenis bisnis, termasuk bisnis online. Meskipun transaksi dilakukan melalui platform digital, prinsip tidak adanya pemaksaan dalam proses closing harus diterapkan.

arti closing dalam bisnis online
sumber: pixabay.com

Terkait dengan bisnis online, saat ini ada banyak pilihan bisnis online yang bisa Anda jalani, salah satunya bisnis online melalui aplikasi Evermos. Bisnis ini bisa dilakukan oleh siapa pun, mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga orang sudah bekerja. Dengan bergabung menjadi member Evermos, Anda bisa menjual semua produk mereka. Pemahaman tentang closing sangat bisa Anda terapkan dalam bisnis ini.

Teknik Closing dalam Bisnis Online

1.Now or Never Close

Now or never close merupakan salah satu teknik closing yang banyak digunakan oleh pelaku usaha. Teknik ini memberi pilihan ke konsumen untuk melakukan pembelian sekarang atau kehilangan kesempatan. Teknik ini akan efektif jika dikombinasikan dengan penawaran khusus, seperti diskon atau cashback dalam jangka waktu tertentu

Contoh:

Pelaku usaha atau sales jam tangan, mereka menawarkan harga khusus melalui website. Harga khusus ini hanya berlaku selama 2×24 jam. Kondisi ini membuat konsumen cenderung untuk segera melakukan transaksi.

2.Summary Close

Summary Close merupakan teknik closing yang merangkum poin-poin penjualan yang sudah dibahas sebelumnya. Sales akan lebih fokus pada manfaat, kualitas, dan detil produk. Penjelasan ini akan membantu konsumen dalam mengambil keputusan.

Contoh:

Sales smartwatch mengakhiri percakapan atau pesan dengan merangkum semua fitur yang ada pada produk tersebut, seperti tahan air, memiliki fitur kesehatan, dan fitur notifikasi pesan atau email.

3.Soft Close

Teknis closing yang satu ini akan menyampaikan manfaat dan kelebihan produk dengan cara tidak menekan konsumen. Sales akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ringan untuk mengetahui minat konsumen. Teknik ini akan membuat konsumen lebih nyaman dan terbuka saat diskusi atau berbalas pesan.

Contoh:

Sales laptop bertanya dengan teknik soft close kepada konsumen, “apakah fitur yang ada di laptop ini dapat meningkatkan efisiensi bisnis Anda?”. Pertanyaan ini disampaikan tanpa meminta konsumen untuk langsung membeli.

4.Empathy Close

Sesuai dengan namanya, teknik closing ini akan memperlihatkan rasa empati kepada konsumen yang belum mengambil keputusan. Sales akan memberi konsumen waktu untuk berpikir tanpa menekan. Rasa empati ini ditunjukkan pada konsumen yang masih ragu atau tidak yakin.

Contoh:

Saat konsumen masih ragu terkait harga, sales akan menunjukkan rasa empati dengan berkata, “saya bisa memahaminya, banyak juga konsumen mengalami hal yang sama. Kami juga memiliki beberapa opsi pembayaran yang bisa meringankan Anda.”

5.Something for Nothing Close

Something for nothing close termasuk salah satu teknik closing yang banyak digunakan. Teknik ini menyambut tindakan positif dari konsumen terhadap penawaran yang diberikan. Biasanya sales memberikan atau menawarkan sesuatu secara gratis kepada konsumen. Tawaran ini akan meningkatkan peluang terjadinya transaksi dan membangun hubungan baik dengan konsumen.

Contoh:

Seorang penjual jam tangan memberikan tali atau aksesoris gratis jika konsumen membeli.

6.Artisan Close

Sales yang menerapkan teknik ini akan menyampaikan sesuatu yang dapat menciptakan apresiasi baru terhadap produk tersebut. Biasanya sales akan menyoroti kualitas, bahan yang digunakan, dan orang yang membuat produk tersebut.

Contoh:

Sales sepatu kulit menyoroti keahlian perajin sepatu tersebut. Ia menyampaikan bahwa sepatu tersebut merupakan handmade dan terbuat dari kulit dengan kualitas terbaik.

7.Best Time Close

Teknik ini menghubungkan satu momen dengan kesempatan untuk membeli produk. Ia memotivasi konsumen untuk segera mengambil keputusan di momen penting tersebut.

Contoh:

Seorang pelaku usaha pakaian menawarkan konsumen untuk membeli produk tersebut di momen 17 Agustus, sebab ada diskon untuk memperingati hari kemerdekaan RI.

8.Testimoni

Teknik closing selanjutnya adalah memanfaatkan testimoni dari konsumen sebelumnya. Untuk bisnis online, testimoni ini biasanya terdapat di chat atau fitur ulasan. Isi ulasan tersebut disampaikan untuk meyakinkan konsumen terhadap produk yang Anda miliki.