8 Tips Memulai Bisnis Properti Online dan Prospeknya

Apakah kamu berminat untuk menjalankan bisnis properti online? Bisnis ini sangat mungkin dilakukan, dan sudah menjadi tren yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Digitalisasi di berbagai sektor termasuk properti telah memudahkan orang untuk mencari, membeli, menjual, atau menyewakan properti melalui platform online

Jika kamu berminat untuk memulai menjalankan bisnis properti online, simak dulu artikel ini sampai habis, ya.

Prospek Bisnis Properti Online

bisnis properti online
Sumber: Canva

Bisnis ini memiliki prospek yang cukup potensial, terutama dengan peningkatan akses internet, kemajuan teknologi, dan preferensi konsumen yang semakin mengarah pada kemudahan transaksi online. Berikut beberapa prospek yang bisa jadi pertimbanganmu untuk memulai bisnis properti online.

1. Pertumbuhan pasar

Masyarakat yang semakin nyaman dengan teknologi digital dan lebih memilih kenyamanan melakukan transaksi secara online membuat bisnis properti online memiliki prospek pertumbuhan yang kuat.

2. Peningkatan permintaan properti

Seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi, kebutuhan akan properti, baik untuk hunian maupun komersial, terus meningkat. Bisnis properti online memudahkan konsumen untuk menemukan properti yang sesuai, bahkan di lokasi yang jauh.

3. Ekspansi teknologi

Teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan virtual reality semakin berkembang. Hal ini memungkinkan personalisasi pengalaman pencarian properti, memudahkan pengguna untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih akurat dan efisien.

4. Kemudahan akses pembiayaan

Platform properti online yang terintegrasi dengan layanan perbankan atau fintech memudahkan proses pembiayaan, sehingga lebih banyak orang tertarik berinvestasi dalam properti.

5. Potensi internasional

Bisnis properti online membuka peluang untuk menarik calon pembeli atau penyewa dari luar negeri. Dengan pendekatan yang tepat, bisnis ini bisa berkembang ke pasar internasional, terutama bagi investor asing yang tertarik membeli properti di negara tertentu.

6. Tren bekerja dari rumah

Setelah pandemi, banyak perusahaan mengadopsi sistem bekerja dari rumah (WFH). Tren ini memicu minat terhadap properti yang nyaman untuk bekerja di rumah, meningkatkan permintaan untuk hunian yang multifungsi.

Tips Memulai Bisnis Properti Online

Nah, sekarang kamu sudah berminat menjalani bisnis properti online? Berikut ada beberapa tips yang bisa kamu coba terapkan saat memulainya:

1. Riset pasar

Pahami kebutuhan konsumen dan tren properti di daerah yang kamu targetkan. Tentukan segmentasi pasar, apakah ingin fokus pada properti residensial, komersial, properti untuk investasi, atau properti khusus (villa, resort, dll).

2. Kerjasama dengan agen atau pemilik properti

Bangun relasi dengan agen properti, pengembang, atau pemilik properti lokal. Mereka bisa menjadi sumber properti yang kamu tampilkan di platform. Kamu juga bisa berperan sebagai perantara untuk mereka.

3. Buat website atau platform properti

Kembangkan platform online (website, aplikasi) yang ramah pengguna dan profesional. Di dalamnya, tampilkan daftar properti dengan informasi lengkap seperti harga, lokasi, fasilitas, serta foto dan video properti. Desain platform yang menarik, cepat diakses, dan terintegrasi dengan sistem pencarian canggih.

4. Buat sistem pembayaran yang mudah

Pastikan platform-mu memiliki sistem pembayaran online yang aman dan mudah digunakan. Sertakan berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, kartu kredit, atau metode pembayaran digital lainnya.

5. Sediakan layanan konsultasi online

Sediakan layanan konsultasi gratis atau berbayar bagi calon pembeli untuk memberikan saran terkait investasi properti, pembiayaan, atau pemilihan properti yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini bisa dilakukan melalui chat, video call, atau email.

6. Gunakan metode virtual tour dan teknologi 3D

Berikan pengalaman visual yang lebih nyata kepada calon pembeli dengan memanfaatkan teknologi tur virtual 360° atau visualisasi 3D. Hal ini membuat calon pembeli bisa “mengunjungi” properti tanpa harus datang ke lokasi fisiknya.

7. Kelola reputasi online

Bangun reputasi dan kepercayaan dengan menampilkan testimoni pelanggan yang puas, rating properti, dan bekerja sama dengan lembaga terpercaya. Reputasi yang baik akan membantu menarik lebih banyak klien.

8. Manfaatkan SEO dan Digital Marketing

Optimalkan situsmu dengan teknik SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari. Selain itu, gunakan strategi digital marketing seperti iklan Google, media sosial (Facebook, Instagram, LinkedIn), dan email marketing untuk menjangkau calon pembeli atau penyewa.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, bisnis properti online memiliki peluang yang besar ke depannya, terutama bagi mereka yang dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal dan menghadirkan layanan yang memudahkan konsumen. 

Kalau kamu tertarik berjualan dengan fleksibel di mana saja dan kapan saja tanpa repot stok produk, mengemas dan mengirim barang, kamu bisa jadi reseller atau dropshipper di Evermos! 

Evermos menawarkan peluang menjadi reseller dengan banyak pilihan produk dan brand terpercaya. Produk yang ditawarkan sangat beragam dari mulai skin care, kebutuhan sehari-hari, pakaian, elektronik, dan masih banyak lagi.