Pentingnya bagi setiap pebisnis yang ingin mengetahui bagaimana arus kas keluar perusahaan dengan baik, salah satunya dengan cara menghitung modal akhir yang tepat.
Aspek laporan keuangan yang harus anda perhatikan yaitu modal akhir setiap memproduksi barang yang akan dijual.
Agar dapat memperoleh hasil perhitungan modal akhir secara cepat, anda bisa menggunakan petunjuk rumus tentang modal akhir.
Artikel kali ini akan membahas pengertian modal akhir, manfaat mengetahui modal akhir, serta cara menghitung modal akhir yang tepat.
Apa itu Rumus Modal Akhir?
Mengutip dari sumber lawinsider, modal akhir pada perusahaan merupakan modal yang dimiliki oleh perusahaan atau bisnis yang sudah dikurangi dengan semua kewajiban dan hutang yang dimiliki.
Modal akhir bisa didapatkan dengan mengurangi total kewajiban dari aset perusahaan.
Baca Juga: Cara Menghitung Modal Awal: Panduan Lengkap untuk Memulai Bisnis Anda
Manfaat Mengetahui Modal Akhir

Mengapa para pebisnis atau pemilik perusahaan harus menghitung modal akhir? Ternyata modal akhir memiliki sejumlah kegunaan atau manfaat sebagai berikut, mengutip dari laman kontrakhukum.com.
-
Modal Awal Pada Periode Bisnis Selanjutnya
Setelah perusahaan menyisakan dari dana modal yang telah didapatkannya, biasanya modal tersebut akan mengendap di akhir periode bisnis.
Anda dapat mengetahui bahwa Modal inilah yang akan bisa menjadi modal awal pada periode bisnis selanjutnya.
-
Dapat Bertambah dari Laba Bisnis
Walaupun berdasarkan istilahnya modal akhir merupakan modal yang diperoleh setelah mengurangi nilai dari aset perusahaan, kewajiban dan pembayaran dari perusahaan, namun modal akhir bisa bertambah.
Anda bisa mengetahui modal awal menjadi bertambah setelah bisnis sudah memperoleh laba dari penjualan.
-
Membantu Keberlangsungan Bisnis
Apabila kita dapat mengetahui dengan jelas arus kas perusahaan termasuk seperti modal awal, modal akhir, laba dan rugi perusahaan tentu bisa membantu keberlangsungan bisnis.
Perusahaan tidak akan kesulitan untuk menetapkan keputusan seperti instrumen pemasukan dan pengeluaran yang terjadi.
-
Sumber Informasi yang Penting dalam Evaluasi Bisnis
Segala instrumen keuangan dalam bisnis, tidak dapat dianggap sepele.
Sebab itu, agar bisa mendapatkan stabilitas dalam keuangan maka perusahaan perlu memperhatikan arus kas.
Setelah memperhatikan juga melakukan evaluasi yang tepat sesuai dengan permasalahan kas perusahaan.
-
Memahami Tingkat Keuntungan Bisnis
Mengetahui modal akhir dapat membantu anda memahami tingkat keuntungan yang sudah diperoleh dari bisnis.
Anda bisa membandingkan modal akhir dengan laba bersih yang dihasilkan, setelah itu mengevaluasi sejauh mana usaha yang menguntungkan dan apakah sebanding dengan modal yang sudah diinvestasikan.
Cara Menghitung Modal Akhir
Nah, setelah anda mengetahui apa yang dimaksud dengan modal akhir, serta latar belakang perlunya untuk mengenali modal akhir dalam sebuah bisnis saatnya mengetahui cara menghitung modal akhir.
Di bawah ini adalah cara menghitung modal akhir yang bisa anda simak.
-
Hitung Total Aset Perusahaan
Apa itu yang disebut dengan aset perusahaan? Aset perusahaan dapat diketahui dari semua total properti dan biayanya, peralatan, persediaan, dan aset lainnya yang digunakan untuk keperluan perusahaan.
Supaya lebih mudah lagi, anda bisa menggunakan laporan keuangan perusahaan.
-
Kurangi Total Kewajiban Perusahaan
Anda sudah mengetahui total aset perusahaan, maka langkah selanjutnya adalah tinggal mengurangi total kewajiban perusahaan dari total aset yang telah dihitung sebelumnya. Lantas apa saja yang dimaksud dengan kewajiban perusahaan? Yaitu antara lain hutang kepada pemasok, hutang bank, hutang pajak, dan kewajiban lainnya.
Anda sudah dapat melihat berapa modal akhir perusahaan dari cara berikut.
Rumus Modal Akhir

Agar dapat memudahkan anda untuk mengetahui cara menghitung modal akhir, berikut ini adalah rumus untuk menghitung modal akhir dari sebuah perusahaan.
#1
Modal Akhir = Total Aset – Total Kewajiban
Rumus pertama ini telah dijelaskan pada langkah yang pertama, yaitu mengurangi total aset perusahaan yang dimiliki dengan mengurangi total kewajiban dari pengeluaran perusahaan.
#2
Modal Akhir = Modal Awal + (Laba-Prive)
Pada rumus kedua, agar dapat menghitung modal akhir yaitu dengan menambahkan modal awal serta pengurangan dari laba/keuntugan dengan prive.
Prive sendiri adalah penarikan uang yang bisa dilakukan sebagai pemilik bisnis, baik untuk kebutuhan bisnis atau kebutuhan pribadi.
Nantinya, penarikan dana akan dicatat pada bagian modal yang dimiliki. Biasanya rumus ini dinamakan dengan saldo laba.
#3
Modal Akhir= Modal Awal + (Rugi + Prive)
Pada rumus terakhir, untuk mendapatkan angka modal akhir khususnya bagi perusahaan yang mengalami kerugian, maka rumus yang dapat digunakan adalah menghitung modal awal dengan nilai kerugian dan prive.
Sehingga nantinya akan kurang dari jumlah modal awal yang digunakan oleh perusahaan.
Baca Juga: Inilah Cara Menghitung Laba Bersih Dan Rumus Hitungan Yang Benar
Contoh Menghitung Modal Akhir
Agar anda semakin memahami bagaimana cara menghitung modal akhir, anda juga perlu memahami bagaimana cara menggunakan rumus modal akhir.
Sebagai contohnya, perusahaan Rumah Makan Padang yang beroperasi sudah mengeluarkan modal dengan rincian sebagai berikut,
Modal Investasi = Rp 20.000.000
Total Modal Kerja = Rp 400.000
Modal Operasional = Rp 5.000.000
Selama satu bulan, usaha Rumah Makan Padang mendapatkan untung bersih sebanyak Rp4.000.000 dan pemiliknya mengambil dana sebesar 3.000.000. Inilah cara menghitung modal awal dan akhirnya:
Modal Awal = Modal Investasi + Modal Kerja + Modal Operasional
= Rp 20.000.000 + Rp 400.000 + Rp 5.000.000
= Rp 29.000.000
Modal Akhir = Modal Awal + Untung – Prive
= Rp 29.000.000 + Rp 4.000.000 – Rp 3.000.000
= Rp 32.000.000
Kesimpulannya, modal awal yang didapatkan perusahaan tersebut adalah Rp 29.000.000 sementara untuk modal akhirnya adalah Rp 32.000.000.
Selain itu, penting juga untuk mencatat bahwa modal akhir yang berada di bawah nol rupiah menandakan adanya masalah keuangan dalam perusahaan.
Hal ini bisa menjadi sinyal bahwa Anda perlu mengambil tindakan segera untuk mengatasi masalah keuangan tersebut, seperti mengurangi biaya operasional, meningkatkan penjualan, atau mencari solusi lainnya.
Demikianlah pembahasan tentang cara menghitung modal akhir yang mudah, semoga dapat membantu anda yang mencari informasi seputar keuangan bisnis.
Baca Juga: Mudah! Begini Cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) Yang Benar
Mau Bisnis Online Tanpa Modal Lewat Hp? Jadi Reseller Evermos Sekarang Juga!
Berbisnis dilakukan lewat hp sekarang sudah bukan hal yang mustahil lagi.
Baik kalangan pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga dan pegawai kantoran tentu bisa melakukannya.
Kamu tinggal memanfaatkan hp untuk berbisnis produk kebutuhan sehari-hari dengan aplikasi Evermos.
Lakukan promosi dan pemesanan produk, setelah itu tunggu hingga barang sampai ke tangan pembeli dan kamu bisa mendapatkan komisi penghasilannya.
Kumpulkan komisi penghasilan sebanyak-banyaknya dan kamu bisa cairkan langsung ke rekening.
Raih komisi penghasilan hingga 35% per produknya di Evermos sekarang juga, dan bergabung secara GRATIS atau tanpa modal dengan klik tombol Daftar GRATIS Disini.