Annual Leave Artinya, Wajib Tahu Bagi Karyawan!

Annual leave artinya –  Selain kewajiban, seorang karyawan juga punya hak tertentu yang harus di berikan pada perusahaan. 

Tidak sekedar upah saja, melainkan cuti bagi pegawainya. 

Cuti atau hari libur merupakan hak setiap karyawan. Tentunya setiap perusahaan punya aturannya sendiri dalam menetapkan cuti ini. 

Yang jelas cuti atau cuti tahunan ini lebih di kenal dengan istilah annual leave. 

Untuk penjelasan selengkapnya, yuk simak informasinya sampai habis. 

Annual Leave Artinya Apa? 

Annual Leave Artinya, Wajib Tahu Bagi Karyawan
Sumber : Pexels.com

Di lansir dari Google Translate, Annual Leave berasal dari bahasa inggris yang berarti “Cuti tahunan” . 

Ini adalah sebuah hak yang harus di penuhi untuk para karyawannya. 

Hal ini sudah di tuliskan dalam UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. 

Bahwasanya setiap perusahaan wajib memberikan cuti bagi karyawan dengan tidak memotong gaji mereka sama sekali. 

Biasanya setiap karyawan mendapatkan jatah cuti tahunan sebanyak 12 hari. 

Jika di hitung bisa di anggap setiap karyawan bisa mengajukan cuti satu hari per bulan. 

Perhitungan Cuti Tahunan 

Annual Leave Artinya, Wajib Tahu Bagi Karyawan
Sumber : Pexels.com

Annual leave artinya cuti yang di berikan pada karyawan yang bekerja minimal satu tahun di suatu perusahaan. 

Namun ada juga beberapa perusahaan yang memberikan cuti tahunan begitu sudah lulus dari masa percobaan sebagai karyawan baru. 

Terkadang untuk jabatan tertentu punya hari cuti yang lebih lama. 

Akan tetapi jika karyawan yang masih belum bekerja satu tahun dan ingin mengajukan annual leave maka perusahaan dapat menolaknya. 

Kalapun bisa kemungkinan perusahaan akan memotong upah karyawan tersebut. 

Cuti seperti ini dosebut cuti di luar tanggungan. 

Selain ada Annual Leave terdapat juga cuti lainnya seperti cuti bersama, cuti sakit, cuti penting, cuti melahirkan dan cuti besar. 

Tips Mengelola Hak Annual Leave 

Annual Leave Artinya, Wajib Tahu Bagi Karyawan
Sumber : Pexels.com

1. Cari Tanggal yang Tepat 

Meski setiap karyawan mempunyai cuti tahunan, tapi ada baiknya di sesuaikan dengan kebutuhan. 

Tentu saja sikap seperti ini akan terlihat profesional di mata perusahaan. 

Misalkan jika sudah punya anak bisa ambil cuti ketika anak hendak imunisasi. 

Atau ambil cuti ketika jelang-jelang liburan. 

2. Cocokan dengan Pekerjaan Dikantor 

Selanjutnya memilih hari cuti juga tidak bisa sembarangan. Akan lebih baik jika perhatikan dahulu jadwal pekerjaan. 

Misalkan di minggu tertentu ada kerjaan yang menyangkut banyak orang, jika seperti ini sebaiknya tunda dulu cutinya supaya tidak merugikan banyak orang. 

Hindari juga ambil cuti saat pekerjaan sedang banyak. 

3. Selesaikan Pekerjaan Penting Terlebih Dahulu 

Agar cuti terasa lebih santai dan nyaman, sebaiknya persiapkan segala sesuatu dengan menyelesaikan semua pekerjaan penting dahulu. 

Hal ini senantiasa tidak akan merepotkan pekerja yang lain. 

Selain itu apabila berencana mengambil hari cuti yang lumayan lama maka bisa mendelegasikan pekerjaan terhadap pengganti secara baik. 

Demikianlah artikel terkait Annual Leave artinya, semoga bermanfaat

Nantikan dan jangan lewatkan artikel informatif lainnya hanya di Panduan Evermos.