Mau Mulai Investasi Syariah? Cek Di sini Informasinya

Investasi Syariah – demi masa depan yang bebas riba. Seberapa penting bagi anda akan masa depan? Walaupun masa depan terlihat tidak pasti tapi bukankah lebih baik kita mempersiapkan lebih matang? Yang kita tahu menyiapkan masa depan berupa persiapan masuk sekolah terbaik, menentukan karir kita dan lain-lainnya. Menyiapkan dana berupa tabungan atau dana darurat juga hal penting untuk masa depan. Tapi masyarakat umum kebanyakan persiapan masa depan berupa tabungan saja, padahal tabungan saja tidak cukup. Lalu bagaimana caranya?

Generasi muda sudah mulai sadar pentingnya menyiapkan masa depan dengan berinvestasi. Tapi bagi masyarakat muslim cenderung agak khawatir dengan investasi yang kadang kala nilai nya tidak stabil dan mengandung unsur riba. Tapi tenang saja, kali ini sudah banyak investasi syariah hadir di sekitar kita. Tentunya dengan investasi syariah kita juga tidak hanya menyiapkan tabungan untuk masa depan dunia saja, tapi juga akhirat kelak. 

Apa itu Investasi Syariah? 

Investasi Syariah dan Konvensional l
Sumver : Pexels.com

Investasi syariah adalah penanaman modal masyarakat, tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan prinsip dan hukum islam. Kesimpulannya adalah investasi syariah ini berdasarkan prinsip hukum syariah, di naungi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN). 

Skema dari investasi syariah adalah investor memulai investasi syariah di awali dengan akad investasi berupa akad kerjasama atau musyarakah, sewa-menyewa atau ijarah dan akad bagi hasil atau mudharabah. Praktek investasi ini telah menyebar ke berbagai lembaga keuangan di bidang perbankan maupun non-perbankan. 

Apa Perbedaan dari Investasi Syariah dan Investasi Konvensional? 

Investasi Syariah
Sumber : Pexels.com

Sebenarnya perbedaannya tidak begitu terlihat dengan investasi biasa, namun ada beberapa perbedaan yang bisa kita lihat sebagai berikut : 

1. Akad Pelaksanaan

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, investasi syariah mempunyai banyak jenis akad seperti bagi hasil, sewa-menyewa dan kerjasama. Tidak seperti investasi konvensional yang bisa berjalan tanpa adanya akad saat pelaksanaannya. 

2. Model Transaksi yang Agak Berbeda 

Perbedaan keduanya bisa di lihat dari bentuk transaksinya. Untuk investasi konvensional pengelolaan dana terbilang tidak terbatas sehingga alokasi dana pun bisa di gunakan untuk apa saja meski itu belum jelas juga halal atau tidaknya. Sedangkan investasi syariah lebih terbatas dan hanya bisa di gunakan dalam bidang-bidang tertentu. Kepastian dari halal nya pun sudah sesuai dengan prinsip syariah dan terbebas dari riba, gharar dan pelanggaran prinsip syariah lainnya. 

3. Tujuan Transaksi 

Jika di lihat dari perbedaan keduanya, investasi konvensional cenderung mementingkan perolehan kembalian yang tinggi dan biasanya di gunakan untuk kemajuan ekonomi. 

Berbeda dengan investasi syariah yang tidak terfokus dengan pengembaliannya saja, namun adanya juga socially responsible investment, yakni sebuah strategi penggabungan investasi antara perolehan keuntungan yang sebesar- besarnya dan kebijakan sosial. 

4. Instrumen yang Di jual 

Pasar dari investasi syariah berupa pasar modal syariah, saham, obligasi dan reksadana yang sudah di sesuaikan dengan hukum syariah. Sedangkan investasi konvensional adalah saham, obligasi, reksa dana, opsi, right and warrant.

5. Ruang Lingkup

Kedua jenis investasi ini saja sudah memiliki model transaksi yang berbeda, termasuk ruang lingkupnya. Investasi konvensional punya lingkup yang jauh lebih luas dan beragam jenis bisnis bisa di gunakan sebagai produk investasi. Tidak seperti investasi syariah yang hanya terbatas karena di sesuaikan dengan syariat islam. 

6. Landasan Hukum 

Investasi konvensional mengikuti landasan hukum Undang-Undang Pasar Modal. Yaitu UU No.8 tahun 1995, sedangkan Investasi syariah berlandaskan Al-Quran dan Hadist dan di pertegas dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN). 

Adakah Produk-Produk Investasi Syariah? 

Produk Investasi Syariah
Sumber : Pexels.com

Meskipun belum se popular investasi konvensional, produk-produk dari investasi syariah juga ada. Produk-produk ini terbebas dari riba sesuai ajaran Islam, produk-produknya sebagai berikut : 

1. Emas 

Bagi anda yang masih enggan memulai investasi syariah karena takut menanamkan uang pada hal yang “tidak terlihat” anda bisa memilih emas sebagai produk investasi anda. Di beberapa negara pun emas bisa menjadi nilai tukar. Tapi di Indonesia menabung emas sudah di perbolehkan bahkan di anjurkan. 

Banyak orang memilih emas karena memang terlihat “nyata”. Namun alasan lainnya adalah pergerakan harganya cenderung stabil. Menabung emas memanglah baik tapi mungkin jika kita simpan di rumah juga tidak begitu aman. Oleh karena itu sekarang anda bisa menabung emas secara online tanpa harus repot simpan di brankas. 

2. Reksa Dana Syariah 

Pernah dengar produk saham ini? Reksa dana biasanya hanya tersedia di investasi konvensional, tapi sekarang ada juga di Investasi syariah. Produk investasi syariah ini akan di kelola manajer syariah dan di alokasikan ke produk-produk yang sudah sesuai dengan prinsip syariah islam. Produk ini cocok untuk kaum milenial yang ingin mencoba tapi tidak repot. 

Karena kepopulerannya, penggunanya sudah mengalami kenaikan 600% sejak 5 tahun ke belakang. Namun anda harus teliti untuk memilih produk reksa dana dan manajer investasi yang tepat. 

dilansir dari situs OJK, Reksa dana syariah juga mempunyai beberapa jenis sebagai berikut:

  • Pasar Uang
  • Pendapatan Tetap
  • Saham Syariah
  • Dana Syariah Terproteksi
  • Dana Syariah Indeks
  • Exchange Traded Fund Syariah
  • KIK Penyertaan Terbatas
  • Efek Syariah Luar Negeri
  • Dana Syariah berbasih Sukuk

3. Deposito Syariah 

Untuk produk investasi syariah ini sama seperti tabungan lainnya. Bedanya dari konvensional adalah deposito syariah menggunakan akad mudharabah yang memberikan bagi hasil ketimbang bunga. 

Untuk membuka rekening deposito syariah, sebelumnya anda harus buat kesepakatan dengan pihak bank dahulu. Kesepakatannya berupa nisbah yang akan di berikan nanti di akhir periode deposito. 

4. Sukuk Syariah 

Pernah dengar sukuk syariah? Sukuk adalah sebuah surat berharga yang di keluarkan pemerintah atau pihak swasta. Jika dalam investasi syariah anda hanya bisa memilih sukuk ritel yang di keluarkan pemerintah. Sukuk ritel ini akan di kelola sesuai dengan prinsip syariah berupa kupon ujrah yang di bayarkan setiap bulan dalam jumlah yang sama hingga akhir periode. 

Sukuk ritel memiliki tenor sampai 3 tahun dan bisa di perdagangkan lagi di pasar sekunder. Investasi syariah ini tidak hanya sangat berguna karena tidak hanya memberikan keuntungan di dunia, tapi di akhirat juga. Karena sukuk ritel bisa membantu pembangunan negara. 

5. Saham Syariah 

Walaupun tidak semua saham termasuk investasi syariah, tapi tentu ada juga saham syariah. Tapi memang saham yang di perdagangkan harus sesuai prinsip syariah. Jika anda memutuskan untuk memilih saham syariah, pastikan perusahaan sekuritas tempat anda membeli saham. Perusahaan tersebut mesti sudah mendapat izin OJK dan DPS. 

 Bagaimana Cara Investasi Syariah untuk Pemula? 

Tips Saham
Sumber : Pexels.com

Sebenarnya sama saja seperti investasi syariah biasa, berikut panduannya: 

  1. Jika anda memilih saham syariah, jangan asal memilih. Lihat dulu fundamental saham yang akan di beli dan analisis terlebih dahulu. 
  2. Kenali dulu daftar perusahaan dan pastikan bebas dari riba. 
  3. Perhatikan sisi profitabilitas, dimana kenaikan nya tidak begitu tinggi namun konsisten menghasilkan grafik naik. 

Demikianlah artikel mengenai investasi syariah, semoga bermanfaat. Sebarkan artikel ini juga agar semakin bermanfaat. 

Nantikan dan jangan lewatkan artikel informatif lainnya hanya di Evermos. 

Mau coba jualan online yang menguntungkan? Hanya dengan modal HP saja, Anda sudah bisa jualan online dengan daftar Reseller di Evermos!

Selain paham tentang Glosarium anda juga bisa dapatkan peluang bisnis dropship dan Reseller tanpa modal yang menguntungkan di Evermos.

Mau tahu apa saja keuntungan yang bisa Anda dapatkan? Ini dia:

  •  Daftar GRATIS atau TANPA MODAL
  •   Punya toko online sendiri
  •  Sudah ada supplier tangan pertama dengan 700 merek dan 80.000++ lebih produk pilihan    berkualitas
  •  Tidak perlu memikirkan stok dan pengiriman
  •  GRATIS panduan belajar bisnis bareng tim berpengalaman
  •  Omzet capai Rp100 juta dengan Komisi hingga Rp10 juta setiap bulannya
  •  Barangnya GRATIS ongkos kirim
  •  Perluas jaringan dengan bergabung ke Komunitas 500.000++ reseller seluruh Indonesia

Wah, Menarik bukan? Yuk, gabung dan dapatkan penghasilan dari rumah sekarang juga dan nikmati semua keuntungan nya di sini.