Logo adalah identitas suatu bisnis, maka setiap bisnis harus mempunyai logo yang berbeda. Termasuk dalam bisnis usaha warmindo. Kalian mungkin tahu bukan logo warmindo umumnya?
Perpaduan warna hijau, kuning dan merah sudah sering kita lihat setiap kita berkunjung ke warung mie instan satu ini.
Kesan sederhana dan merakyat juga sudah jadi kesan umum bagi warung mie instan ini, hanya saja jika target pasar anda anak muda, mungkin konsep seperti ini jadi kurang variatif.
Bagi pebisnis muda, tentu lebih ingin mengusung konsep yang lebih modern, kreatif namun tetap simple bukan?
Tentu selain konsep tempat, anda juga harus memikirkan konsep untuk logo warmindo. Lalu apa ide-ide untuk usaha warmindo?
Berikut adalah referensi logo untuk usaha mie instan Indomie yang ciamik dan kekinian.
Referensi Logo Warmindo Ciamik dan Kekinian
1. Logo Simple dan Sederhana

Salah satu logo yang bisa anda coba adalah konsep simple dan sederhana seperti ini. Dengan perpaduan warna simple hitam dan putih menjadikannya terlihat simple namun elegan.
Selain itu logonya yang bergambar mie juga mewakili bisnis yang anda jalani, anda juga bisa taruh nama bisnis anda di bagian bawah gambar mie tersebut.
Karena gambar yang sederhana inilah orang bisa lebih mengingat bisnis anda, tentu ini sangat di rekomendasikan sebagai logo warmindo anda.
2. Colorful namun Mudah Diingat

Anda lebih suka logo warmindo anda lebih berwarna. Mungkin logo ini bisa jadi referensi tepat bagi anda.
Warnanya yang tidak terlalu banyak serta sangat mewakili mie instan pada umumnya. Selain itu warna yang pas inilah bisa semakin mempertajam ingatan calon konsumen anda.
Lalu font yang di gunakan adalah “Comic sans” di mana bisa memberikan kesan santai dan menyenangkan jika berkunjung ke usaha anda.
Apakah anda ingin mencobanya?
3. Melokal tapi Tetap Kekinian

Referensi logo warmindo selanjutnya adalah seperti ini. Dengan menambah aksen animasi seorang pedagang bisa menambah daya tarik tersendiri.
Coba anda perhatikan animasi pedagang dan mangkoknya. Animasi pedagangnya dibuat sangat mirip dengan gaya pakaiannya pedagang kaki lima di sekitar kita.
Terutama di bagian mangkoknya. Terdapat logo ayam jago yang sudah sangat khas di banyak warmindo ataupun tukang bakso, sehingga terlihat sangat lokal.
Walaupun lokal tapi dengan referensi logo ini tidak menghilangkan konsep kekinian yang ingin di tonjolkan.
4. Unik, Sederhana dan Lebih Fleksibel

Jika anda ingin mempunyai konsep warmindo yang lebih fleksibel, referensi berikut akan pas untuk anda.
Logo warmindo ini tidak memperlihatkan “mie” nya dan hanya terfokus dengan gambar alat makan saja.
Oleh karena itu logo ini cocok jika anda ingin mengusung warmindo yang lebih fleksibel, tidak hanya terfokus menjual mie instan saja.
Dengan logo ini para konsumen akan mengingat menu-menu lain yang tak kalah enak dan murah lainnya dari bisnis anda.
Nama bisnis anda bisa di taruh di sebelah kanan seperti contoh satu ini, jadi konsumen akan langsung mengingat nama bisnis anda, tidak hanya sekedar gambar saja.
5. Modern dan Melokal

Ingin memperlihatkan bisnis mie instan anda “Indonesia banget” ? referensi logo warmindo yang satu ini bisa sangat mewakilkan.
Mie Indomie di warung sederhana ini selalu identik di sajikan dengan aneka sayuran, saus dan kecap tambahan, serta telur setengah matang ataupun bakso seperti ini.
Logo ini terlihat bisa mewakilkan konsep warmindo yang sering kita lihat namun juga modern. Warna yang di gunakan juga pas tidak menyolok untuk mata.
Apalagi gambar ayam jago yang sering kita lihat di banyak pedagang. Para konsumen akan langsung mendapat kesan lokal dengan harga yang terjangkau meski memang anda menggunakan konsep modern untuk usaha anda.
6. Dominan Warna Merah untuk Konsep Pedas

Jika anda ingin berkreasi dengan mie instan menggunakan rasa pedas, maka menambahkan banyak warna merah sangat di sarankan untuk anda.
Rasa pedas berasal dari cabai yang paling banyak berwarna merah, maka konsumen anda melihat logo warmindo anda seperti ini maka pasti mereka akan langsung berpikir “wah pas ini menu pedas”.
Apalagi di bagian mangkoknya di tambahkan ekspresi garang. Akan semakin mewakilkan rasa pedas yang ingin anda tonjolkan.
7. Menggunakan Font Sebagai Logo

Terlihat lebih simple dengan penggunaan font meliuk untuk menggambarkan kesan mie nya bisa mempertajam ingatan para konsumen akan bisnis anda.
Anda bisa tambahkan nama bisnis anda di bagian dalam atau bagian bawahnya supaya konsumen makin paham produk mie instan yang ingin anda lebih tonjolkan.
8. “Warmindo Banget”

Bagaimana dengan konsep seperti ini? Sudah jelas sekali referensi logo warmindo ini sangat mewakilkan Indomie nya.
Ilustrasi Indomie yang sedang di rebus di dalam panci beserta kompor di bawahnya. Anda juga bisa sematkan nama usaha anda di bagian bawah bagian kompornya.
Selain itu dengan logo seperti ini akan menciptakan kesan dalam benak konsumen anda bahwa menu yang anda sajikan akan enak dan harga yang sangat terjangkau.
Pastinya ini akan semakin menarik perhatian target pasar anda.
9. Warmindo versi Upgrade

Apakah anda benar-benar tidak ingin menghilangkan warna khas warung sederhana ini di logo warmindo anda?
Bagaimana dengan menggunakan konsep seperti ini? Dengan warna khasnya merah, kuning dan hijaunya serta nama “indomie” anda sematkan di bagian tengah agak keatas logo ini.
Bentuk logonya yang bulat bisa lebih fleksibel. Anda bisa taruh nama bisnis anda di bagian tengah seperti logo berikut ini.
10. Sederhana dan Cute

Ingin menggunakan konsep logo warmindo yang lebih sederhana, santai dan cute? Anda bisa saja hanya taruh gambarnya seperti ini.
Dengan kesan mangkok legendarisnya bisa mewakili bahwa produk anda di jual dengan harga yang cukup terjangkau.
Lalu gambar mie nya yang polos tanpa tambahan topping lainnya menunjukan anda menggunakan konsep warungnya yang sederhana.
Demikianlah artikel mengenai referensi logo warmindo. Namun yang harus anda ingat, semua referensi di atas tidak di perkenankan untuk di gunakan begitu saja tanpa persetujuan apapun.
Semua gambar yang tertera hanya di perkanankan hanya sebagai referensi saja. Karena tentunya bisnis tidak boleh mempunyai bentuk logo yang sama dan harus punya ciri khasnya sendiri.
Semoga bermanfaat, sebarkan artikel ini juga agar semakin bermanfaat.
Nantikan dan jangan lewatkan artikel informatif seputar bisnis lainnya hanya di Panduan Evermos.